Tim Penilai Lomba GEMPAR Evaluasi KWT Akur

Tim Penilai Lomba Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan (GEMPAR) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan kunjungan dalam rangka evaluasi GEMPAR di Kelompok Wanita Tani (KWT) Akur, Kemesu Banjararum pada Senin (12/10). Di saat bersamaan, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kulon Progo juga hadir untuk melaksanakan evaluasi rumah sehat.

Tim dipimpin Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo Ir. Muh. Aris Nugraha, M.M.A., dan dihadiri oleh Danramil Kalibawang Kapten (Inf) Rismanto, Kanit Binmas Polsek Kalibawang Iptu H. Edy Purnama, S.H., Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kalibawang Ermono, S.P., Lurah Banjararum H. Warudi, Dukuh Kemesu Tukiran, petugas Puskesmas Kalibawang Metia Ayu, Babinsa Banjararum Serma Susanto, Bhabinkamtibmas Banjararum Aipda Suharyatno, Panewu Kalibawang Heri Darmawan, A.P., M.M. dan Ketua TP-PKK Kalibawang Sri Handani Widyaningrum, S.Ag., serta sejumlah tamu undangan.

Muji Astuti selaku Ketua KWT Akur menjelaskan KWT Akur berdiri sejak tahun 1996 hingga saat ini memiliki anggota 32 orang, dan telah melaksanakan kerjasama dengan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Ireng Manis dengan fokus kegiatan meliputi diversifikasi atau penganekaragaman pangan berbasis bersumber daya lokal, pelestarian tanaman pangan,  serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

"KWT Akur saat ini telah memiliki 42 gapura dan dalam melaksanakan GEMPAR secara swadaya murni dari para anggota", ujar Muji Astuti.

Panewu Kalibawang Heri Darmawan, A.P., M.M. dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada  KWT Akur yang sangat produktif tidak saja menanam tanaman pangan tetapi mengolah dan bahkan menjual sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Ir. Muh. Aris Nugraha, M.M.A. berharap agar KWT Akur semakin inovatif dalam mengembangkan usaha.

"Saya terkesan karena KWT ini memiliki semangat yang luar biasa, namun sudah bagus meskipun belum pernah mendapatkan bantuan pemerintah. Silahkan segera mengajukan proposal bantuan kegiatan”, ujarnya.

Dalam waktu dekat Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk merumuskan KWT sebagai lokasi wisata edukasi sebagai media pembelajaran para siswa sekolah.