Per 1 September 2020, Penebusan Pupuk Bersubsidi Dilakukan Menggunakan Kartu Tani

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo melalui Surat Edaran Nomor 188/520.1478 menyampaikan bahwa per 1 September 2020, penebusan pupuk bersubsidi dilakukan menggunakan Kartu Tani.

Oleh sebab itu Kelompok Tani agar mengecek Kartu Tani, memastikan anggota sudah mendapatkan atau belum. Jika sudah mendapatkan, aktivasi kartu dapat dilakukan secara kolektif di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Apabila Kartu Tani atau Buku Tabungan hilang, bisa mengurus kembali dengan membawa dokumen pendukung di antaranya surat keterangan kehilangan dari kepolisian, KTP, dan Kartu Tani atau Buku Tabungan.

Sedangkan bagi petani yang tidak dapat membeli pupuk bersubsidi dengan Kartu Tani, untuk sementara disarankan dapat membeli pupuk non subsidi dan pupuk organik.

Untuk layanan informasi dan pengaduan atas kendala yang ditemukan oleh petani, dapat menghubungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) terdekat.

Koordinator BPP Kalibawang, Ermono, S.P. menjelaskan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada kelompok tani mengenai manfaat dan penggunaan Kartu Tani di tingkat pengecer pupuk.

“Kami juga melakukan sinkronisasi data di BRI terkait jumlah petani yg sudah mempunyai Kartu Tani dan yg belum mempunyai Kartu Tani sesuai data yang sudah terinput ke dalam sistem e-RDKK. Kemudian segera mencetak dari sistem e-RDKK secara manual dan disahkan oleh ketua kelompok tani dan diketahui oleh penyuluh pertanian penanggung jawab kelurahan”, jelasnya.