Sendangsono

 

Sendangsono, Lokasi Wisata Religi Umat Katholik di Kalibawang

Sendangsono berasal dari dua suku kata jawa yakni “Sendang” yang berarti mata air, sumur, telaga, dan “Sono” yang berarti Pohon Sono. Dengan kata lain Sendangsono diartikan sebagai mata air di bawah sebatang Pohon Sono. Sendangsono merupakan kompleks wisata religi Gua Maria, berada di daerah Paroki Promasan, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dahulu, Sendangsono merupakan mata air yang bernama Sumber Semagung, salah satu dari tiga mata air yang terdapat di daerah tersebut. Tiga mata air yang menjadi sumber air utama di Kecamatan Kalibawang adalah Beju Klangon, Tuksanga, dan Semagung. Namun, sejak awal Sendangsono merupakan mata air yang dianggap paling istimewa.

Di kompleks Goa Maria Lourdes Sendangsono ini terdapat 4 buah rumah panggung yang bisa digunakan untuk beristirahat bagi para pejiarah, terdapat pula 3 buah kapel, yakni: Kapel Tritunggal, kapel Maria (terletak di atas gua, dekat kompleks makam), dan kapel 12 Rasul.

Berdoa di depan Goa Maria Lourdes Sendangsono yang terletak di belakang pohon sono juga bisa menjadi pilihan untuk mencari ketenangan batin. Banyak orang memanjatkan doa dengan bersimpuh dan menyalakan lilin di depan gua ini.



Sendangsono selalu bisa menjadi oasis di tengah gurun pasir dengan pepohonan teduh dan sumber air segar. Disertai iman sepenuh hati, untaian pengharapan lewat doa dan air dari Sendangsono niscaya menjadi berkah bagi kedamaian hidup dan kesejahteraan semua mahkluk beriman. Membawa pulang air sendang dan meminumnya, dipercaya dapat mendatangkan berkah.


sumber http://visitkalibawang.com/